IMPRESIF.COM – Polda Jawa Barat resmi mengirim surat permohonan kepada ILeague untuk menunda Persib Bandung vs Borneo FC di pekan ke-4 Super League musim 2025/26.
Permohonan tersebut diajukan Polda Jabar kepada Direktur Utama I.League, Ferry Paulus lewat surat Nomor B/3210 /VIII/PAM.3.3./2025/Roops pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Dalam surat tersebut ditulis, pertimbangan permohonan penundaan laga Persib vs Borneo FC disampaikan Polda Jabar menyusul situasi keamanan yang tidak kondusif dalam dua hari terakhir.
“Perkembangan Situasi Kamtibmas wilayah hukum Polda Jabar pasca aksi unjuk rasa dari elemen mahasiswa BEM SI dan BEM NUS Jabar di wilayah Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 29 Agustus 2025.” bunyi surat Polda Jabar kepada I.League.
Akan tetapi belum ada konfirmasi resmi dari I.League, selaku operator kompetisi, terkait penundaan laga Persib vs Borneo FC.
Laga Persib Bandung vs Borneo FC Samarinda pada pekan ke-4 kompetisi Super League 2025/26 sejatinya digelar di Stadion GBLA pada Minggu malam, 31 Agustus 2025, berpotensi digelar tanpa penonton.
Berdasarkan kabar yang diterima awak media, Panpel Persib hingga Jumat, 29 Agustus 2025 atau H-2 sebelum laga, belum mengantongi izin keramaian dari kepolisian.
BACA JUGA: Panas Jelang Deadline Day, Persib dan Bali United Rebutan Eliano Reijnders
Padahal kabarnya, tiket pertandingan Persib vs Borneo FC sebagian besar sudah ludes terjual.
Sekadar diketahui, izin keramaian merupakan syarat bagi Panpel untuk menggelar pertandingan dengan penonton.
Selain laga Persib vs Borneo FC, lima pertandingan lain yang belum digelar di pekan ke-4 Super League, juga akan dilihat potensi digelar sesuai jadwal atau ditunda.
Yakni Persijap Jepara vs Arema FC, Bali United vs Madura United, Malut United vs PSIM Jogja, PSM Makassar vs Persebaya Surabaya dan Persita Tangerang vs Semen Padang.
Meski begitu, kabarnya kepolisian akan melihat situasi masing-masing daerah yang jadi lokasi pertandingan, apakah masih memungkinkan digelar atau tidak.