Puluhan Korban Longsor di Cisarua Bandung Barat Belum Ditemukan, Petugas Hadapi Tantangan Hujan dan Jarak Pandang

IMPRESIF.COM – Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ketujuh pada Jumat, 30 Januari 2026.

Berdasarkan data Kantor SAR Bandung, hingga Kamis, 29 Januari 2026, 25 korban masih belum ditemukan.

Sementara 41 jenazah korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, telah teridentifikasi.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian mengatakan, operasi pencarian korban longsor dilakukan secara terukur dengan menyesuaikan kondisi cuaca dan stabilitas lereng.

BACA JUGA: Gempa Gunca Bandung pada Jumat 30 Januari 2026, Farhan Ingatkan Warga Waspada dan tidak Panik

Apalagi dalam beberapa hari terakhir, wilayah Bandung Barat, termasuk di TKP longsor Desa Pasirlangu, kerap turun hujan.

Apabila terjadi peningkatan curah hujan, maka operasi SAR dihentikan sementara demi keselamatan personel tim SAR gabungan.

Dikatakan Ade, cuaca di lokasi longsor tidak menentu. Sebab, terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Selain itu, petugas di lapangan juga menghadapi tantangan karena jarak pandang terbatas dan peningkatan kejenuhan tanah yang berdampak pada tingginya potensi longsor.

“Kami mohon doa agar seluruh tim SAR diberi perlindungan dalam menjalani tugas kemanusiaan ini,” ujar Ade.

BACA JUGA: Pensiunan Guru Tewas di Tangan Tetangga: Korban Dijerat dan Dibakar di Kebun Sawit, Begini Kronologinya

Untuk mendukung proses pencarian korban, tim SAR gabungan mendapat tambahan personel 14 orang dari Basarnas Lampung.

Sejumlah relawan pun terus berdatangan untuk membantu pencarian korban.

Tim SAR gabungan juga terbantu oleh ketersediaan 17 alat berat di lokasi longsor.

Dikatakan Ade, pihaknya bakal mengevaluasi proses pencarian korban yang telah dilakukan selama tujuh hari untuk menentukan langkah ke depan.***