IMPRESIF.COM – Legenda sepak bola Pep Guardiola sekali lagi menyuarakan dukungannya untuk anak-anak Palestina di Gaza dalam sebuah konser di Barcelona.
Manajer Manchester City itu berbicara kepada hadirin di arena olahraga Palau Sant Jordi di kota kelahirannya, Barcelona, dalam sebuah acara konser amal ‘Act X Palestine’.
Guardiola yang dikenal karena pendiriannya yang blak-blakan tentang hak asasi manusia, naik ke panggung sebelum menyampaikan pidato.
Mengenakan syal tradisional hitam putih, Guardiola memulai pidatonya dengan ucapan ‘Selamat malam’, sebelum mengucapkan ‘Assalamualaikum’.
BACA JUGA: Pep Guardiola Ucapkan Kata Insyallah Usai Kemenangan Manchester City Atas Wolves
Guardiola menyatakan dukungannya kepada anak-anak yang kehilangan orang tua mereka akibat perang dan merujuk pada gambar-gambar anak-anak di Gaza yang telah mendominasi media sosial selama dua tahun terakhir, menurut laporan Telegraph.
“Saya rasa apa yang terlintas di benak kita ketika kita melihat seorang anak selama dua tahun terakhir melalui gambar-gambar di media sosial, di televisi, merekam dirinya sendiri memohon,” ucap Guardiola.
“‘Di mana ibu saya?’ di reruntuhan, padahal dia sendiri masih belum mengetahuinya,” kata Guardiola dalam pidatonya.
Guardiola juga menyerukan diakhirinya penindasan selama beberapa dekade dan mengutuk kebungkaman para pemimpin dunia, seperti yang dilaporkan media internasional.
“Saya rasa kita telah meninggalkan mereka sendirian, terlantar. Saya selalu berpikir mereka akan berkata, ‘Di mana kalian? Datanglah dan bantu kami.'” ungkapnya.
BACA JUGA: Tidak Disiarkan Indosiar, Ini Cara Nonton Persis Solo vs Persib Bandung di Vidio
“Dan sampai sekarang, termasuk sekarang, kita masih belum melakukan itu,” katanya.
Guardiola, 55 tahun, juga mengkritik kekuatan-kekuatan besar dunia, menyebut para pemimpin sebagai ‘pengecut’ karena mengirim warga sipil yang tidak bersalah ke medan konflik, sementara mereka sendiri aman di rumah.
“Mereka yang berkuasa adalah pengecut karena mereka mengirim orang-orang yang tidak bersalah untuk membunuh orang-orang yang tidak bersalah,” ungkapnya.

