IMPRESIF.COM – Mantan pemain Persib Bandung yang musim lalu membela PSBS Biak, Fabiano Beltrame, resmi gabung Barito Putera.
Fabiano Beltrame yang sudah berusia 43 tahun, akan membawa kualitas dan pengalaman panjangnya untuk membantu Barito Putera mewujudkan misi kembali ke Liga 1 atau Super League.
Perekrutan Fabiano Beltrame menunjukkan keseriusan Barito Putera untuk membenahi diri menghadapi kompetisi Liga Championship Indonesia, nama baru Liga 2, pada musim 2025/2026.
Meski usianya sudah kepala empat, akan tetapi Fabiano Beltrame, membuktikan umur bukan kendala untuk tetap kompetitif.
Buktinya, Fabiano Beltrame musim lalu, kerap jadi pilihan pertama di PSBS Biak dengan membukukan 26 kali penampilan (2.211 menit bermain), dan mencetak 1 gol.
BACA JUGA: Update Transfer Pemain Persik Kediri, Eks Pemain Barito Putera Resmi Gabung Macan Putih
Pemain kelahiran Foz do Iguaçu, Brasil pada 29 Agustus 1982 itu, belum bosan ‘berkarya’ di lapangan hijau.
Fabiano Beltrame sudah menjalani karier yang sangat panjang dari sejak remaja.
Dia menghabiskan lebih dari separuh karier sepak bolanya di Indonesia dengan membela sejumlah klub.
Fabiano pertama kali datang ke Indonesia pada kompetisi Liga Indonesia musim 2005, untuk membela Persela Lamongan.
Pada 2007, dia pindah ke Persmin Minahasa. Namun, hanya bertahan beberapa bulan sebelum kembali ke Persela.
Pada Januari 2011, Fabiano Beltrame melakukan lompatan karier di Indonesia setelah direkrut salah satu tim besar dan tradisional, Persija Jakarta.
Selama lima tahun dia berseragam Macan Kemayoran. Kemudian pindah ke Arema FC, lalu Madura United dan sempat singgah di Persib Bandung pada 2019.
Pada awal 2021, Persib melepas Fabiano Beltrame yang kemudian direkrut PSS Sleman.
BACA JUGA: Persik Kediri Dirumorkan Bakal Datangkan Eks Pemain Asing PSIS dan Barito Putera
Di tahun yang sama, Fabiano Beltrame menerima pinangan Persis Solo dan pada 2022, dia kembali ke Arema FC sebagai pemain pinjaman.
Lalu kembali ke Persis Solo pada April 2022 dan September 2023 dia direkrut PSBS Biak yang saat itu, sedang berjuang di Liga 2.