IMPRESIF.COM – Striker Sardar Azmoun tidak masuk dalam skuad Iran yang diumumkan untuk dua pertandingan pemanasan jelang Piala Dunia 2026.
Itu setelah laporan media Iran menyebutkan bahwa ia telah dikeluarkan dari tim nasional karena dianggap tidak setia kepada pemerintah.
Azmoun, yang telah mencetak 57 gol dalam 91 pertandingan internasional, adalah pemain yang paling menonjol yang absen dari skuad 35 pemain yang diumumkan oleh pelatih Amir Ghalenoei.
Skuad tersebut juga termasuk panggilan pertama untuk striker kelahiran Jerman, Dennis Eckert, yang bermain di Belgia untuk Standard Liege tetapi memiliki keturunan Iran melalui ayahnya.
Timnas Iran akan melakoni dua pertandingan persahabatan melawan Nigeria dan Kosta Rika di kota Antalya, Turki.
BACA JUGA: Donald Trump Klaim AS Hampir Mencapai Tujuan di Iran, Pertimbangkan Kurangsi Operasi Militer
Azmoun, yang bermain untuk klub Shabab Al-Ahli di Uni Emirat Arab, membuat marah pihak berwenang Iran minggu ini dengan mengunggah foto di akun Instagram-nya yang menunjukkan pertemuannya dengan penguasa Dubai, Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
Iran telah melancarkan serangan roket dan drone ke UEA setelah serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.
Sebuah laporan dari Kantor Berita Fars, yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam garis keras, mengutip sumber yang mengetahui informasi di dalam tim nasional yang mengatakan bahwa Azmoun telah dikeluarkan dari tim.
Tidak ada tanggapan atas permintaan komentar mengenai status Azmoun dari Federasi Sepak Bola Republik Islam Iran (FFIRI).
Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 berada dalam ketidakpastian karena konflik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat, yang menjadi tuan rumah bersama turnamen 11 Juni-19 Juli dengan Meksiko dan Kanada.***

