PSM dan Semen Padang Terancam Gunakan Materi Pemain Seadanya

sanksi fifa psm semen padang
Ilustrasi sanksi FIFA untuk PSM Makassar dan Semen Padang.

IMPRESIF.COM – PSM Makassar dan Semen Padang FC hingga Rabu, 6 Agustus 2025, pukul 14.00 WIB, masih berstatus terkena sanksi FIFA yang membuat kedua tim belum bisa mendaftarkan pemain baru.

Padahal kompetisi Super League musim 2025/26, hanya tinggal hitungan hari lagi karena akan mulai digelar pada Jumat, 8 Agustus 2025.

PSM akan melakoni pertandingan pertama lawan Persijap Jepara di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare pada Jumat, 8 Agustus 2025, pukul 20.00 WITA atau 19.00 WIB.

Sedangkan, Semen Padang tandang ke markas Persib Bandung, Stadion GBLA, pada Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 15.30 WIB.

CEO Semen Padang, Win Bernandino, menjelaskan, sebenarnya manajemen sudah menyelesaikan masalah ini pada Jumat, 1 Agustus 2025. Akan tetapi hingga sekarang masih diproses FIFA.

BACA JUGA: Imran Nahumarury tak Jelas, PSMS Medan Dikaitkan dengan Eks Pelatih Semen Padang

“Kita sudah selesaikan di hari Jumat sore (1 Agustus 2025) sih memang, cuma mungkin karena weekend ya (kemungkinan tidak langsung diproses FIFA),” jelas Win Bernandino dikutip dari Kumparan.

“Tapi bukti-buktinya sudah kita kirimkan ke pengacara pemain masing-masing sama ke FIFA. Nah, kita lagi menunggu dari situ aja sih,” ungkapnya.

Ban registrations FIFA memang tak membuat PSM dan Semen Padang dilarang bertanding, tetapi kedua tim belum bisa mendaftarkan pemain baru dan terancam hanya menggunakan materi pemain seadanya yakni para pemain mereka musim lalu yang dipertahankan.

Sementara itu, menurut Dirut PT LIB atau I.League, Ferry Paulus, banned registrasi pemain dari FIFA sebenarnya bisa diselesaikan dalam hitungan hari.

Bahkan, kata Ferry, bisa cuma 1-2 hari. Tetapi, tergantung pada proses yang dilakukan masing-masing pihak antara klub, pihak pelapor dalam hal ini pemain atau pelatih, serta FIFA sebagai regulator sekaligus mediator.***